Selasa, 23 April 2013

Senyumku untuknya...

Aku pernah membaca sebuah kalimat yang mengatakan bahwa "Seseorang baru menyadari apa yang Dia miliki apabila sesuatu itu benar-benar sudah hilang darinya".
Kesimpulannya bahwa ketika kita 'masih' memiliki sesuatu, terkadang kita tidak sungguh-sungguh mengerti artinya untuk kita, mungkin juga mengabaikannya, menganggap remeh dan kurang bernilai. Lalu ketika keberadaannya benar-benar sudah tidak ada, kita baru merasakan sedih dan kehilangan.

Rasanya perasaan itu yang sekarang bergejolak dihatiku tentang seseorang.
Saat aku berpikir cara pandangku lah yang selama ini akan jadi keputusan terbaik, aku belajar melepaskannya. Aku hanya berpikir dari sudut pandangku sendiri, karena sejujurnya keterbatasanku yang membuat aku tidak yakin aku bisa menjadi figur yang Dia inginkan.

Saat ini, aku benar-benar harus melepaskannya. Benar- benar harus melupakannya. Karena Dia telah menemukan jalan yang terbaik yang sesungguhnya. Hanya bisa berdoa Dia akan bahagia, bersama pilihannya.
Dari sini, kukirimkan seulas senyum, penuh keikhlasan, untukmu...

Senin, 22 April 2013

Sebuah tempat, sebuah cerita...


Disetiap bagian dimuka bumi ini, disetiap sudut dimana kita berpijak, disetiap langkah dimana kita berjalan, semua selalu punya cerita tersendiri. Bahkan disetiap pengalaman hidup yang tersulit dan terberat sekalipun selalu punya pelajaran berharga dan sisi yang manis.
Sedikit kenangan indah ketika dirawat di ICU beberapa waktu lalu. Bertemu dengan sahabat baru yang sudah seperti saudara, yang tidak hanya melakukan tugas dengan profesional dan penuh dedikasi tapi penuh cinta dan ketulusan. Berterimakasih atas semua bantuan dan perawatan yang mereka lakukan. Kak Epifana, monic dan lisa juga suster lainnya. Aku akan merindukan mereka, selalu...